Tampilkan postingan dengan label HEALTH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HEALTH. Tampilkan semua postingan

CARA DAFTAR BPJS KESEHATAN LENGKAP

Syarat Cara Daftar Jadi Peserta BPJS Kesehatan Dan Keuntungannya

CARA DAFTAR BPJS KESEHATAN LENGKAP Syarat Cara Daftar Jadi Peserta BPJS Kesehatan Dan Keuntungannya. Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Nasional terbagi menjadi dua, yaitu kelompok peserta baru dan pengalihan dari program terdahulu, yaitu Asuransi Kesehatan, Jaminan Kesehatan Masyarakat, Tentara Nasional Indonesia, Polri, dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Kepesertaan BPJS Kesehatan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, terdiri atas dua kelompok, yaitu peserta penerima bantuan iuran (PBI) dan peserta bukan PBI.
 
wpsDC23.tmpPeserta PBI adalah orang yang tergolong fakir miskin dan tidak mampu, yang preminya akan dibayar oleh pemerintah. Sedangkan yang tergolong bukan PBI, yaitu pekerja penerima upah (pegawai negeri sipil, anggota TNI/Polri, pejabat negara, pegawai pemerintah non-pegawai negeri, dan pegawai swasta), pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja (investor, pemberi kerja, pensiunan, veteran, janda veteran, dan anak veteran).
Dua kelompok selain kelompok pengalihan dan PBI memiliki prosedur pendaftaran masing-masing.
Berikut tata cara pendaftaran pekerja penerima upah non-pegawai pemerintah:
1. Perusahaan mendaftar ke BPJS Kesehatan.
2. BPJS Kesehatan melakukan proses registrasi kepesertaan dan memberikan informasi tentang virtual account untuk perusahaan (di mana satu virtual account berlaku untuk satu perusahaan).
3. Perusahaan membayar ke bank dengan virtual account yang sudah diberikan BPJS Kesehatan.
4. Perusahaan mengkonfirmasikan pembayaran ke BPJS Kesehatan.
5. BPJS Kesehatan memberikan kartu BPJS Kesehatan kepada perusahaan.
Berikut tata cara pendataran pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja:
1. Calon peserta melakukan pendaftaran ke BPJS Kesehatan dengan mengisi formulir daftar isian peserta dan menunjukkan kartu identitas (KTP, SIM, KK atau paspor).
2. BPJS Kesehatan memberikan informasi tentang virtual account calon peserta. Virtual account berlaku untuk masing-masing individu calon peserta. Kemudian calon peserta melakukan pembayaran ke bank dengan virtual account yang sudah diberikan BPJS Kesehatan.
4. Peserta melakukan konfirmasi pembayaran iuran pertama ke BPJS Kesehatan.
5. BPJS Kesehatan memberikan kartu BPJS Kesehatan kepada peserta.
Peserta pengalihan program terdahulu juga akan mendapatkan kartu BPJS Kesehatan. Namun, bila peserta tidak membawa kartu BPJS ketika berobat, maka bisa menggunakan kartu yang lama,. Rinciannya, anggota TNI/POLRI dapat memperlihatkan Kartu Tanda Anggota atau Nomor Register Pokok dan mantan peserta Jamsostek bisa menggunakan kartu JPK Jamsostek. Begitu juga dengan mantan peserta Askes dan Jamkesmas, sepanjang data peserta tersebut terdaftar di master file kepesertaan BPJS Kesehatan.

NU: Fatwa Haram MUI soal BPJS Tidak Bijaksana

http://assets.kompas.com/data/photo/2014/09/19/141423920141-2-261132p2780x390.JPG

Kamis, 30 Juli 2015 | 13:24 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com — Fatwa haram yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan tindakan yang tidak bijaksana. Seharusnya MUI duduk bersama pemerintah sebelum mengeluarkan fatwa tersebut agar tidak muncul kegaduhan.
Pandangan itu dilontarkan Wakil Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, Muhammad Adnan, di Semarang, Kamis (30/7/2015). Adnan menganalogikan tindakan MUI tersebut seperti melempar petasan di tengah keramaian.
"BPJS ini kan sangat dibutuhkan orang miskin. Ada dasar hukum dan undang-undangnya. Menurut saya, ini seperti melempar mercon di tengah kerumunan. Artinya, tidak bijaksana. Bisa saja kan ini secara terstruktur dibahas dulu," kata Adnan.
Menurut Adnan, MUI memang berhak mengeluarkan fatwa, tetapi perlu juga diingat bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk. Indonesia tidak bisa disamakan seperti negara-negara di Timur Tengah yang homogen, yang bisa membuat fatwa mengikat seluruh warga negara.
"Tapi di sini ada NU, MUI, Muhammadiyah, dan bahkan kelompok-kelompok Islam yang kecil yang lain, yang kadang-kadang tidak sesuai atau sepakat dengan fatwa MUI," kata Adnan.
Lebih mengherankan lagi, kata Adnan, solusi yang ditawarkan MUI kepada pemerintah adalah sistem BPJS Syariah. Adnan yakin perubahan dari BPJS konvensional ke BPJS Syariah tidak akan mengubah apa pun.
"Harapannya nanti muncul istilah-istilah yang lebih syariah atau yang Islami. Ini lagi-lagi persoalan label. Jadi seperti bank, ada yang konvensional ada yang syariah. Tapi praktiknya sama, hanya istilah-istilahnya saja yang berbeda," ungkap dia.
Menyikapi hal itu, PWNU Jawa Tengah mengusulkan kepada MUI maupun pemerintah untuk segera mengambil tindakan demi menenangkan masyarakat. Jika gonjang-ganjing masalah BPJS ini dibiarkan bebas bergulir, maka akan muncul rasa antipati masyarakat kepada MUI.
Otoritas MUI sebagai pemegang fatwa akan menjadi tidak berarti. "Saya khawatir masyarakat menjadi tidak peduli. Haram pun akan dia lakukan karena tidak percaya dengan fatwa. Karena ada situasi dan kondisi yang lebih orang penting bagi orang-orang miskin terutama," kata Adnan.

Gara-gara Gadget, Manusia Kalah dari Ikan Mas Koki

 

Penulis: Oik Yusuf | Senin, 18 Mei 2015 | 16.17 WIB

Shutterstock Ilustrasi

 

 

KOMPAS.com - Sulit berkonsentrasi dengan sebuah tugas dalam waktu lama? Penyebabnya mungkin adalah aneka gadget dan teknologi yang bertebaran di lingkungan sekitar.
Setidaknya begitulah sekelumit kesimpulan dari sebuah survei yang dilakukan oleh Microsoft.
Sebagaimana dirangkum Kompas Tekno dari Engadget, Senin (18/5/2015),  Dalam penelitian yang melibatkan ribuan responden di Kanada ini, ditemukan bahwa rata-rata masa atensi alias periode waktu di mana seseorang bisa berkonsentrasi terhadap satu aktivitas telah mengalami penurunan signifikan dalam dekade terakhir.
Kembali di tahun 2000, menurut penelitian itu, orang-orang memiliki masa atensi selama 12 detik sebelum perhatian mulai teralih. Pada 2013, waktu tersebut telah menurun menjadi 8 detik, atau satu detik lebih rendah dibandingkan masa atensi seekor ikan mas koki.
Mengapa perhatian manusia masa kini gampang teralih? Jawabannya tak jauh-jauh dari konsumsi konten lewat gadget.
Setengah dari 2.000 orang responden di Kanada yang menjadi subyek penelitian, misalnya, menyatakan bakal langsung meraih ponsel ketika sedang bengong atau tak memperhatikan apapun.
Penggunaan media sosial, yang notabene juga banyak diakses lewat ponsel, juga berkontribusi terhadap hal ini. Faktor-faktor lain termasuk angka adopsi teknologi dan perilaku multi-screening alias memakai beberapa perangkat sekaligus, seperti bekerja dengan komputer sambil melihat-lihat ponsel.
Dampaknya, keseimbangan sehari-hari antara kerja profesional dan hidup pribadi jadi terganggu. Sebagian responden mengaku tak bisa memanfaatkan waktu dengan optimal sehingga terpaksa kerja lembur atau bekerja di akhir minggu.
Kecenderungan tersebut lebih mengemuka di kalangan kaum muda berumur antara 18-24 tahun, di mana mayoritasnya mengaku selalu menengok ponsel setidaknya setengah jam sekali dan kembali memeriksanya sebelum tidur.
Penelitian yang dilakukan Microsoft ini sebenarnya ditujukan untuk keperluan marketing. Namun hasil temuannya tetap menarik dan bisa dilihat melalui
tautan berikut.

sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2015/05/18/16170017/Gara-gara.Gadget.Manusia.Kalah.dari.Ikan.Mas.Koki.?utm_campaign=related_left&utm_medium=bp&utm_source=news

 

Tujuh Hal yang Menandakan Anda Sedang Stres

http://assets.kompas.com/data/photo/2015/03/10/1634298shutterstock-227509138780x390.jpg

 

Senin, 13 April 2015 | 19:00 WIB

 

KOMPAS.com – Stres ternyata tak hanya mengganggu kondisi psikologis. Stres juga berdampak pada fisik seseorang. Charlotte Watts, seorang ahli gizi mengatakan, bahwa kondisi stres bisa mengurangi nutrisi yang ada dalam tubuh.

Dengan demikian, kondisi stres dapat ditandai dengan beberapa gejala fisik yang berhubungan dengan kekurangan vitamin dan mineral. Tujuh tanda-tanda berikut bisa jadi disebabkan karena Anda sedang stres.

Bibir pecah-pecah
Ketika bibir pecah-pecah, itu tandanya Anda kekurangan vitamin B6. Menurut Watts, vitamin B6 memengaruhi produksi serotonin dan dopamin yang mengatur suasana hati seseorang. Selain itu  juga hormon melatonin yang membantu seseorang untuk tertidur lelap.

Anda bisa mendapatkan vitamin B6 dari wortel, kacang polong, bayam, alpukat, pisang, brokoli, kubis, hingga jagung.

Rahang menggeretak
Rahang gigi menggeretak bisa jadi tanda Anda sedang stres. Hal itu terjadi karena kurangnya vitamin B5 yang sering disebut sebagai vitamin antistres. Menurut Watts, stres dapat memicu tekanan pada otot-otot di sekitar wajah.

Vitamin B5 diketahui dapat membantu produksi hormon adrenalin, kolesterol dan meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin ini juga dibutuhkan untuk memroduksi asetilkolin yang dapat mengurangi stres. Anda bisa mendapatkan vitamin B5 dari sayuran segar, kacang-kacangan, jamur, hingga ikan laut.

Goresan putih pada kuku
Goresan putih pada kuku selama ini dianggap karena seseorang kekurangan kalsium. Padahal, kondisi ini dapat terjadi karena kurangnya mineral dalam tubuh dan berkaitan dengan stres.

Mineral yang dimaksud adalah mineral seng atau zinc yang diperlukan tubuh untuk produksi hormon dan menjaga kekebalan tubuh. Zinc dapat diperoleh dari  ikan, daging, biji bunga matahari, kacang-kacangan, kerang, kepiting, hingga keju.
Diare
Saat stres, tubuh bisa mengalami kekurangan magnesium yang mengakibatkan Anda diare. Magnesium merupakan mineral penting yang tersebar 70 persen di tulang dan 30 persen dalam jaringan lunak maupun cairan tubuh.
Magnesium dibutuhkan untuk membuat otot-otot saluran pencernaan berfungsi dengan baik. Adapun, sumber makanan yang mengandung magnesium di antaranya, gandum, kedelai, wortel, kacang polong, kentang, alpukat, dan kembang kol.
Gusi berdarah
Tanda Anda sedang mengalami stres lainnya yaitu gusi berdarah. Hal ini disebabkan karena kekurangan Vitamin C. Vitamin C dibutuhkan untuk produksi hormon antistres.

Vitamin C banyak ditemukan di jeruk, alpukat, papaya, kacang hijau, tomat, juga mangga, dan banyak buah-buahan maupun sayuran lainnya.

Bintik merah di paha dan lengan
Munculnya bintik merah seperti jerawat pada bagian lengan maupun paha juga bisa menjadi tanda stres sedang melanda. Kali ini berkaitan dengan kurangnya vitamin E yang membuat pertumbuhan kulit tidak normal sehingga memunculkan bintik merah.
Untuk mengatasinya, Anda bisa konsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, beras merah, telur, rumput laut, susu, hingga oatmeal.
Infeksi pada tenggorokan dan dada
Menurut Watts, stres pun dapat menyebabkan orang yang sedang flu bertambah parah. Dimulai dari pilek, kemudian tenggorokan terasa gatal dan pernapasan terganggu. Untuk itu dibutuhkan vitamin A yang tak hanya baik untuk penglihatan, tetapi juga melindungi saluran pernapasan.

Vitamin A bisa Anda dapatkan dari wortel, aprikot, asparagus, brokoli, melon, pepaya, labu, hingga bayam.

Penulis
: Dian Maharani

Editor
: Lusia Kus Anna

Sumber
:
Dailymail

 

SUMBER :

http://health.kompas.com/read/2015/04/13/190000023/Tujuh.Hal.yang.Menandakan.Anda.Sedang.Stres?utm_campaign=related&utm_medium=bp&utm_source=bola&

 

 

Wawancara dengan Seorang Jenderal yang Berusia Lebih Dari Satu Abad

 

Dilaporkan oleh Grup Berita Taipei, Formosa (Asal dalam bahasa China)

Jenderal He Zhi-hao adalah seorang kaligrafer dan pelukis terkenal. Beliau juga merupakan seorang ahli di bidang kesenian dan kesusasteraan yang dihormati. Semasa karir militernya yang panjang, ia telah mengarang sajak dan lagu kapanpun ia mendapat ilham, dan melakukan penelitian yang mendalam di bidang sejarah. Ia telah menerbitkan banyak buku dan memperoleh gelar Doktor dalam dua puluh enam bidang yang berlainan termasuk kesusasteraan, hukum, filsafat, dan sejarah. Ia mendorong perluasan estetis, musik, dan tarian rakyat ke dalam sebuah kehidupan yang penuh keindahan, welas asih, dan Kebenaran.

Pada tahun 1968, jenderal ini diberi gelar Poet Laureate (Penyair Resmi) dan diberi sebuah sertifikat penghargaan oleh sebuah asosiasi internasional poet laureate (penyair resmi) pada Festival Puisi Internasional, dan menjadikannya sebagai orang China kedua yang menerima kehormatan tersebut setelah Tn. Yu You-ren. Pada tahun 1970, gubahan musik Jenderal He “Dari Gelap Menuju Terang” (From Darkness to Light) memenangkan sebuah Penghargaan Laureate lainnya dan karya tersebut diterbitkan di sebuah ensiklopedia Italia. Hal itu merupakann pengakuan internasional atas bakat dan pencapaiannya yang luar biasa di bidang musik.

Sejak masa kanak-kanak, Jenderal He berusaha mengikuti ibunya untuk mempelajari Agama Buddha dan memuja Buddha. Ia pernah belajar di bawah bimbingan Guru Taixu di Propinsi Yunan, China dan telah lama menjadi seorang vegetarian. Jenderal itu percaya bahwa kalau binatang pemakan rumput seperti kuda dan sapi dapat tuimbuh besar dan kuat, maka manusia yang mempunyai sistem pencernaan yang tidak cocok untuk makan daging, hanya dapat tetap bugar dan sehat dengan pola makan vegetarian. Meskipun ia telah bertempur dalam beberapa peperangan dan harus berjuang untuk bertahan hidup dalam hutan belantara, akan tetapi ia dengan ketat menjalankan pola makan vegetarian tanpa pernah goyah meskipun menghadapi situasi yang berat. Jenderal He adalah orang yang berusia lebih dari satu abad yang sangat terkenal di Taipei. Ketika Hari Ganda Sembilan* tiba setiap tahunnya, orang tua yang jujur dan hemat ini telah menyumbangkan hadiah tahunan berupa uang dan cincin emas yang kadang diterimanya dari pemerintah kepada organisasi sosial.

Rahasia dari umurnya yang panjang adalah “Hidup sederhana, tidak serakah, tidak membunuh, mempunyai hati nurani yang bersih, dan hidup dengan pikiran yang damai,” kata Jenderal He. Ia menekankan bahwa dengan makan bubur nasi vegetarian serta berjalan kaki setiap hari adalah kunci untuk kesehatan yang baik. Sekarang walaupun telah berusia 105 tahun, ia tetap dapat bergerak dengan mudah. Dengan mengikuti ajaran kuno bahwa “Tidak adanya keinginan membuat seseorang menjadi kuat,” ia menikmati pikiran yang damai, dan sebuah kehidupan dengan sedikit keinginan. Hal pertama yang ia lakukan begitu bangun tidur adalah berjalan kaki sepanjang tiga kilometer yang dapat meningkatkan semangatnya dengan seketika. “Jika seseorang ingin hidup, ia harus berolah raga,” katanya. Tips kesehatan dari Jenderal He adalah berolahraga setiap hari, tanpa daging, tanpa alkohol, tanpa judi, melakukan pekerjaan sederhana pada waktu senggang, bergaul secara tulus dengan teman dan keluarga, serta menjaga suasana hati yang riang.

Kesan-kesan Mengenai Maha Guru Ching Hai

Jenderal He tinggal di sebuah rumah yang disediakan oleh pemerintah yang memiliki sebuah ruang tamu kecil yang dilengkapi dengan perabot sederhana. Ketika kami datang mengunjunginya, ia menyambut kami dengan hangat dan berkata dengan riang. “Mereka yang pernah bertemu dengan Maha Gugu Ching Hai sungguh terberkahi, karena Beliau adalah seorang Guru yang Tercerahkan.”

Ia telah membaca buku-buku Guru dan ingin bertemu dengan Beliau secara pribadi. “Maha Guru Ching Hai menata rambut dan berpakaian seperti orang biasa. Penampilan-Nya membuat Beliau menjadi lebih dekat dengan orang-orang,” katanya. “Maha Guru adalah seorang Bodhisattva Quan Yin yang hidup, seorang Penyelamat yang murah hati. Kasih dan kuasa Beliau yang sangat besar dapat mengurangi penderitaan mahluk hidup. Beliau telah menghimpun pahala kebaikan yang luar biasa sejak masa kanak-kanak dan mempunyai daya kuasa yang luar biasa. Tubuh transedental Beliau dapat berwujud pria maupun wanita tergantung pada kebutuhan mahluk hidup, hal itu benar-benar luar biasa!”

Percakapan kami yang berkisar tentang kebijaksanaan dan inspirasi spiritual, berakhir dengan suasana yang menyenangkan. Seorang saudari inisiat menghadiahkannya bunga rampai puisi Guru dan buku Mewarnai Kehidupan Kita. Kami berharap agar Jenderal He akan selalu mengingat ‘Bodhisattva Quan Yin yang hidup’ di dalam hatinya dan keinginannya untuk menjumpai Guru bisa menjadi kenyataan.

* Ganda Sembilan, dinamakan demikian karena jatuh pada hari ke sembilan dari bulan Imlek ke sembilan, dirayakan untuk menghormati dan menghargai orang lanjut usia.

 

SUMBER :

 

http://www.godsdirectcontact.or.id/news/news182/vg_63.htm

 

 

 

COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY BAGIAN 2

cognitive behavioral therapy
Siklus CBT

Oleh Michael Herkov, Ph.D 

Terapi kognitif didasarkan pada teori bahwa banyak dari perasaan  kita  ditentukan oleh apa yang kita pikirkan. Gangguan, seperti depresi, diyakini hasil dari pikiran dan keyakinan yang salah. Dengan mengoreksi keyakinan yang     salah ini, persepsi orang tentang peristiwa dan keadaan emosional menjadi lebih baik.Penelitian tentang depresi telah menunjukkan bahwa orang dengan depresi sering memiliki keyakinan yang tidak akurat tentang diri mereka sendiri, situasi mereka dan dunia. Daftar kesalahan kognitif umum dan contoh-contoh kehidupan nyata tercantum di bawah ini:

Personalisasi - terkait peristiwa negatif terhadap diri sendiri yang sebenarnya  tidak berdasar.
Contoh - Saat berjalan menyusuri lorong di tempat kerja, John menyapa Pak  Dirut perusahaan. Sang Dirut cuek saja  dan terus berjalan. John menafsirkan ini sebagai sang Dirut meremehkannya. Dia kehilangan semangat dan merasa ditolak. Namun, perilaku si Dirut mungkin tidak ada hubungannya dengan John. Dia mungkin telah sibuk tentang pertemuan yang akan datang, atau cekcok dengan istrinya pagi itu. Jika John menganggap bahwa perilaku si Dirut  mungkin tidak berhubungan dengan dia secara pribadi, ia akan menghindari pikiran negatif itu.


Berpikir Dikotomis - Melihat segala hal seperti hitam dan putih, semua atau tidak. Hal ini biasanya terdeteksi ketika seseorang hanya bisa menghasilkan dua pilihan dalam suatu situasi.
Contoh - Mary mengalami masalah di tempat kerja dengan salah satu supervisor siapa dia percaya memperlakukan dengan buruk. Dia meyakinkan dirinya bahwa ia hanya memiliki dua pilihan: menggebrak bosnya atau berhenti. Dia tidak mampu untuk mempertimbangkan sejumlah kemungkinan lain seperti berbicara dengan bosnya dengan cara yang konstruktif, mencari petunjuk dari seorang supervisor yang lebih tinggi, menghubungi bagian personalia, dll


Selektif Abstraksi - Fokus hanya pada aspek-aspek tertentu dari sebuah situasi, biasanya yang paling negatif.
Contoh - Selama pertemuan staf di tempat kerja, Susan menyajikan proposal untuk memecahkan suatu masalah. Presentasinya didengarkan dengan penuh perhatian dan banyak ide-idenya yang disambut dengan tepuk tangan. Namun, pada satu titik atasannya menunjukkan bahwa anggarannya untuk proyek tersebut tampaknya sangat tidak memadai. Susan mengabaikan umpan balik positif dia terima dan berfokus pada satu komentar ini. Dia menafsirkannya sebagai kurangnya dukungan dari bosnya dan penghinaan di depan kelompok.


Membesar-besarkan atau Mengecilkan - Mendistorsi atau melencengkan  pentingnya suatu peristiwa tertentu.
Contoh - Robert adalah seorang mahasiswa yang ingin pergi ke sekolah kedokteran. Dia tahu bahwa titik kelas rata-rata perguruan tinggi itu akan digunakan oleh sekolah-sekolah selama proses penerimaan.
Dia menerima D pelajaran American History. Dia menjadi patah semangat setelah  berpikir sekarang bahwa impian seumur hidupnya menjadi dokter tidak mungkin lagi.


Kognitif terapis bekerja dengan orang untuk menantang kesalahan berpikir seperti yang tercantum di atas. Dengan menunjukkan cara-cara alternatif melihat situasi, pandangan hidup seseorang, dan akhirnya suasana hati mereka akan membaik. Penelitian telah menunjukkan bahwa terapi kognitif bisa sama efektifnya seperti obat dalam pengobatan jangka panjang depresi.

Read more on

http://psychcentral.com/lib/about-cognitive-psychotherapy/000672
 

COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY BAGIAN 1

Beberapa hari yang lalu saya membaca di Merdeka online tentang model Novi Amelia yang membuat heboh  mulai dengan kasus keluar mobil hanya denga bikini sehabis tabrakan, minta diperkosa polisi dst. Dia menjalani sidang dan kali ini penampilannya lain. Berikut ini kutipan beritanya.

 Menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Novi menutup rapat auratnya. Dia tampak cantik dengan kerudung hitam, dan baju lengan panjang pink. Tutur kata dan gerak tubuhnya pun lebih terjaga.

......Kini, Novi terlihat lebih tenang. "Kata dokter, saya harus tenang, nggak boleh banyak fikiran," kata Novi dengan suara lembut.

Yang menarik bagi saya adalah potongan kalimat terakhir 'nggak boleh banyak pikiran'. Ini adalah pokok dari Cognitive Behavior Therapy (CBT) yang terbukti sangat manjur untuk mengatasi macam-macam gangguan emosi atau kejiwaan. Terapi ini bisa kita terapkan sendiri, intinya adalah mengendalikan pikiran.

"You are what you think"  kata Marcus Aurelius dikutip oleh Dale Carnegie. Dia bukan satu-satunya yang mengatakan itu kalau kita menjelajah seluruh internet kita akan jumpai bahwa prinsip itu ada didalam pelbagai ajaran agama, filsafat dll, CBT tidak persis sama dengan "Positive Thinking" tetapi lebih ilmiah. Kalau anda punya masalah banyak dengan kejiwaan/emosi seperti sering marah, sedih, depresi dsb nya sebaiknya cari bahan mengenai CBT .


Berikut ini saya kutipkan satu artikel CBT yang cukup menarik oleh   Yeni Hendriani, Dra.,S.Kep.,Ners.,MNS. Kalau anda sukar mencernakan artikel ini karena terlalu "ilmiah" dapat juga  membaca artikel CBT Bagian 2 yang lebih ringan klik disini.

1. Pendahuluan

Apa itu CBT?
Sesuatu yang berkaitan dengan :
§ Badgaimana berpikir tentang diri sendiri, lingkugan sekitar dan orang lain
§ Apa yang mempengaruhi pikiran dan perasaan

CBT dapat membantu merubah cara berfikir “cognitve” dan bagaimana berperilaku “behavior”. Perubahan ini dapat membantu untuk merasa lebih baik .
Fokus pada masalah dan penyulit “ sekarang dan saat ini “here and now”. Sebagai pengganti focus penyebab stress di masa lalu, Dimana cara ini adalah jalan untuk memperbaiki pikiran saat ini.
Satu masalah terbesar dalam CBT adalah menentukan mana fikiran negative atau fikiran disfungsional yang sesuai dengan target dari intervensi kognitif.
Penentuan fikiran utama “hot thought” merupakan hal yang sangat sulit, karena klien mempunyai banyak pikiran utama. Target utama kognitif terapi adalah memngidentifikasi pikiran utama “central” dari masalah klien, contohnya : terakhir kali merasa sangat depresi/merasa sangat tertekan.

2. Prinsip Penggunaan Pendekatan CBT
CBT membantu berfikir dalam mengatasi masalah dengan cara memecahkannya ke dalam bagian-bagian yang kecil, tujuannya untuk membuat lebih mudah bagaimana melihat hubungan dan bagaimana hal tersebut mempengauhi diri seseorang.
Bagian-bagian tersebut terdiri dari :
§ Situasi
Suatu masalah, kejadian atau situasi yang sulit. Kemudian dapat dilanjutkan dengan :
§ “Thought” (pikiran )
§ “Emotion” (emosi)
§ “Physical feelling” (perasaan fisik)
§ “Action” (tindakan)

Setiap area tersebut saling mempengaruhi. Bagaimana pikiran seseorang terhadap suatu masalah dapat mempengaruhi perasaan baik secara fisik maupun emosional. Hal itu juga dapat dilakukan untuk merubah diri sendiri.
Terdapat enam komponen esensial dalam CBT, yaitu:
a. hubungan kolaboratif yang terapeutik
Ketulusan “genuine”, menghormati dan hubungan saling percaya antara perawat terapis dengan klien merupakan komponen utama dalam pencapaian tujuan terapi. Perawat dank lien bersama-sama merumuskan dan menyetujui yang berkenaan dengan tnggung jawab dalam melakukan proses perubahan.

b. Formulasi kasus kognitif
Membuat profil diagnosis, konseptual masalah klien, perkiraan asset klien untuk terapi, memberikan berbagai strategi pengobatan yang ditujukan pada masalah klien. Juga memngidentifikasi alas an yang mungkin menyebabkan kegagalan terhadap keresponsipan klien serta eksplorasi dimensi kunci keresistenan dalam pengobatan atau terapi awal .

c. Strukturisasi
Pendekatan CBT dalam proses merubah didasarkan pada pendekatan structural. Struktur merupakan esensi dalam perkembangan hubungan yag terapeutik dan memberikan arahan dan berfokus pada keduanya, yaitu perawat dan klien. Struktur sesi CBT terdiri dari lima elemen penting :
1. setting agenda
2. identifikasi dab sepakati masalah yang terjadi
3. umpan balik yang periodic
4. pemberian pekerjaan ruah (“homework assignment”)
5. kesimpulan

d. Sosialisasi kepada klien mengenai model kognitif
Ajari metoda ABC akan membantu kejelasan dari konsepsi yang salah terhadap penyebab masalah serta mengerti bahwa pikiran, emosi dan perilaku saling mempengaruhi. Pemahaman tersebut akan memberikan harapan “instill hope”tentang kemungkinan untuk berubah, motivasi terhadap tanggung jawab atas atas kesembuhan klien, serta mendorong mereka untuk bekerjasama dengan perawat dalam proses berubah.

e. CBT
Berbagai teknik dapat diterapkan berhubungan dengan CBT teknik, seperti pertanyaan sokratik, lembar kerja core-belief, imagery, cost-benefit analysis, continuum core belief logs,percobaan perilaku atau survey.

f. Normalisasi
Proses reintegrasi klien dengan asyarakat. Terdaat 2 elemen penting, yaitu :
1. Destigmatisasi : identifikasi dan diskusikan arti negative yang klien miliki tentang pelabelan gangguan jiwa
2. Restoring Positive experience : membantu klien mengganti dari menghabiskan waktu yang banyak terhadap perasaan khawatir atau merasa tidak mampu terhadap masalah yang dihadapi menjadi memiliki gambaran yang realistis mengenai pentingnya pencapaian perasaan seimbang dan proposional dalam kehidupan.

3. Indikasi Klien
§ Kecemasan
§ Depresi
§ Panic
§ Agoraphobia dan phobia lainnya
§ Social phobia
§ Bulimia
§ Gangguan obsesif compulsive
§ Post traumatic stress disorder
§ Schizophrenia

4. Pengajaran ABCs
Kognitif terapi difokuskan pada fikiran, emosi, perilaku dan lingkungan juga aspek penting.
Langkah pertama pada kogniif terapi adalah mengajarkan klien pentingnya pikiran. Terapis harus menunjukan belief, filosofi dan skematik klien yang dapat menyebabkan kekuatan pada emosi dan perilaku, serta menghambat atau menurunkan emosi yang negative. Klien harus diubah keyakinannya. Hal ini bukan merupakan suatu proses penyebab; terapis perlu menggunakan metoda sistemik untuk menjelaskan prinsip-prinsinya.
Sebelum klien dapat memnggunakan teknik kognitif yang efektif, klien harus diyakinkan bahwa keyakinannya berhubungan dengan masalah-masalahnya. Diawali dengan anjuran agar klien jangan banyak berfikir. Karena klien akan menyalahkan keturunan, pola asuh yang salah dari orang tua, pengalaman masa kanak-kanak yang traumatic, ketidakberuntungan, marah kepada orang lain, sakit yang terbentuk karena pebedaan pandangan masyarakat.

5. Metoda
Ajarkan formula dasar : A B C
Gambarkan rumus dibawah ini kepada klien

A ==> B ==> C

A : Satu situasi dimana yang menyebabkan suatu kejadian yang tidak mengenakan, pencetusnya bias dari lingkungan atau suatu stimulus apapun yang mmengawali seluruh proses reaksi, contohnya : Nina melihat dirinya di cermin
B : Kognisi, keyakinan dan sikap, contohnya : Nina berfikir bahwa dirinya gemuk.
C : baik emosi atau perilaku seseorang. C merupakan konsekuensi dari A, dimana mereka merefleksikn dalam perasaan dan pikirannya, contohnya : Nina mejadi depresi.

 Oleh : Yeni Hendriani, Dra.,S.Kep.,Ners.,MNS

Read more on :
 http://pshyciatricnursing.blogspot.ca/2008/04/cognitive-behavior-therapy-cbt.html